7.11.08
NEWS: DPR Kecewa Harga Premium Turun Cuma Rp 500
Anggota Komisi VII DPR dari fraksi PAN, Alvin Lie, kecewa atas tingkat penurunan harga bahan bakar premium yang hanya Rp 500, dari Rp 6.000 per liter. Menurut Alvin, kalkulasi kalangan Dewan, pemerintah dapat menurunkan harga premium menjadi antara Rp 4.500 hingga Rp 5.000 per liter. Alvin melihat keputusan pemerintah ini bernuasa politis.
“Keputusan itu sebagai permen buat pemanis di bibir rakyat. Kemungkinannya harga akan diturunkan lagi pada kira-kira Maret tahun depan, menjelang Pemilu. Jadi, keputusan ini demi citra saja, bukan semata-mata untuk kepentingan masyarakat,” ujar Alvin.
Bila beberapa waktu lalu kenaikan harga bahan bakar minyak di kisaran 30 persen, maka penurunanpun di sekitar angka tersebut. Pecinta olahraga dirgantara ini mengingatkan, penurunan harga minyak mentah dunia sejak Juli lalu hingga kini mencapai 50 persen. “Kok penurunan harga premium tak sampai 10 persen,” tandas anggota fraksi PAN itu.
Ditanya JC mengapa DPR terkesan berpangku tangan, Alvin menjelaskan, penetapan harga BBM sepenuhnya hak pemerintah. Untuk persoalan penurunan harga BBM menyusul kondisi perdagangan minyak dunia akhir-akhir ini, DPR telah meminta pemerintah segera menurunkan harga. Namun, kata Alvin lagi, DPR tidak pernah menyebut angka. Sebelum masa sidang DPR yang kembali dibuka 24 November, Alvin mengaku, Dewan akan melakukan lobi ke pemerintah. “Cukup beralasan bagi pemerintah segera menurunkan harga premium lebih besar dari yang ditetap hari ini. (Read1)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment